Multatuli Museum, Museum sastra di Amsterdam, Belanda
Museum Multatuli terletak di gedung abad ke-17 di Korsjespoortsteeg dan menampilkan manuskrip asli, surat, dan benda pribadi penulis Eduard Douwes Dekker. Ruangan-ruangan tersebut mempertahankan ruang kerja dan koleksi pribadinya yang mendokumentasikan kehidupan dan karyanya.
Museum ini terletak di tempat kelahiran Eduard Douwes Dekker, yang menulis dengan nama Multatuli dan menerbitkan Max Havelaar pada tahun 1860. Buku ini memicu perdebatan sengit tentang kekuasaan kolonial Belanda di Indonesia dan membuat penulisnya menjadi tokoh yang berpengaruh.
Penulis dipresentasikan di sini sebagai pelopor sastra modern yang karyanya menantang ketidakadilan kolonial. Pengunjung menemukan bagaimana ide-idenya membentuk masyarakat Belanda pada abad ke-19 dan terus bergema hingga kini.
Museum buka dari Jumat hingga Minggu sore, dan bangunannya adalah monumen bersejarah dengan tangga tua dan ruangan kecil. Pengunjung sebaiknya meluangkan waktu untuk menjelajahi berbagai lantai dengan nyaman, karena ini adalah bekas rumah tinggal.
Tangga sempit dengan anak tangga curam menuju ke ruang pribadi tempat penulis benar-benar tinggal dan bekerja. Tata letak ruangan yang sempit ini memberikan kesan autentik tentang bagaimana rumah tinggal ditata pada masa itu.
Komunitas para pelancong yang penuh rasa ingin tahu
AroundUs menghimpun ribuan tempat pilihan, tips lokal, dan permata tersembunyi, yang diperkaya setiap hari oleh 60,000 kontributor di seluruh dunia.