Buleleng, Wilayah administratif di Bali utara, Indonesia
Buleleng adalah wilayah administratif di pantai utara Bali yang membentang melintasi lanskap beragam, dari daerah pegunungan di pedalaman hingga zona pesisir datar menghadap Laut Jawa. Kabupaten ini dibagi menjadi sembilan kecamatan dengan total 146 desa yang tersebar di seluruh wilayah.
Pasukan kolonial Belanda menyerang wilayah ini beberapa kali antara 1846 dan 1849, dan akhirnya membawanya di bawah kendali kolonial Belanda pada 1882. Pendudukan ini membentuk bagaimana wilayah berkembang dan diatur selama beberapa dekade setelahnya.
Perpustakaan Gedong Kirtya di Singaraja menyimpan manuskrip kuno yang menunjukkan bagaimana orang Bali hidup dan berpikir selama berabad-abad. Saat berjalan melalui ruangannya, Anda dapat melihat catatan tertulis yang mengungkap tradisi lokal dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Jelajahi wilayah ini dengan berjalan kaki atau menggunakan transportasi lokal, karena desa-desa tersebar di berbagai kecamatan. Rencanakan perjalanan pagi hari agar Anda dapat melihat lanskap yang beragam dari pegunungan hingga pantai dengan kecepatan yang nyaman.
Desa Gerokgak memiliki peternakan mutiara besar yang tersebar di sepanjang pantai, menjadikan wilayah ini pusat penting untuk produksi mutiara di Indonesia. Operasi ini merupakan bagian utama dari mata pencaharian lokal dan membentuk sebagian besar aktivitas ekonomi yang Anda lihat di sana.
Komunitas para pelancong yang penuh rasa ingin tahu
AroundUs menghimpun ribuan tempat pilihan, tips lokal, dan permata tersembunyi, yang diperkaya setiap hari oleh 60,000 kontributor di seluruh dunia.