Masjid Angke, Masjid di Tambora, Jakarta, Indonesia
Masjid Angke adalah tempat ibadah di Jakarta dengan alas persegi berukuran sekitar 15 kali 15 meter dan sistem atap bertingkat yang khas untuk bangunan keagamaan Indonesia. Kompleks ini mencakup pemakaman dan berfungsi sebagai tempat berkumpul rutin untuk shalat berjamaah.
Masjid ini didirikan pada tahun 1761 oleh mualaf Tionghoa Nyonya Tan dan Syaikh Liong Tan, menjadikannya salah satu tempat ibadah Islam tertua di Jakarta. Pendiriannya oleh pengikut Islam Tionghoa menandai babak awal yang penting dalam sejarah keagamaan kota ini.
Bangunan ini menggabungkan elemen arsitektur dari beberapa tradisi, termasuk metode konstruksi Jawa, pola dekoratif Bali, dan teknik braket Tionghoa. Campuran ini mencerminkan bagaimana komunitas menyatukan orang-orang dari latar belakang budaya yang berbeda.
Bangunan ini terletak di dekat kanal Angke, sehingga relatif mudah ditemukan di area tersebut. Pengunjung harus mengenakan pakaian yang sopan dan memperhatikan waktu shalat rutin, yang dapat memengaruhi akses ke ruang tersebut.
Pemakaman ini berisi batu nisan dengan prasasti Tionghoa dan Arab, menunjukkan komposisi campuran komunitas Muslim awal Jakarta. Prasasti ini menceritakan kisah orang-orang yang mempertahankan identitas mereka sambil memeluk keyakinan agama baru.
Komunitas para pelancong yang penuh rasa ingin tahu
AroundUs menghimpun ribuan tempat pilihan, tips lokal, dan permata tersembunyi, yang diperkaya setiap hari oleh 60,000 kontributor di seluruh dunia.