Toko Merah, Bangunan kolonial di Kota Tua, Jakarta, Indonesia.
Toko Merah adalah bangunan bata merah tiga lantai yang dibedakan oleh jendela tinggi, daun jendela terbelah, dan atap pelana khas arsitektur kolonial Belanda awal di Indonesia. Fasadnya menampilkan elemen desain Eropa klasik yang dipadukan dengan praktik konstruksi lokal.
Struktur ini dibangun pada tahun 1730 oleh Gustaaf Willem dan melayani berbagai tujuan selama pemerintahan kolonial Belanda di wilayah tersebut. Bangunan ini menampung Akademi Angkatan Laut dari tahun 1743 hingga 1755, kemudian berfungsi sebagai hotel dan pusat komersial, mencerminkan perubahan kebutuhan kota dari generasi ke generasi.
Nama Toko Merah, yang berarti Toko Merah, berasal dari tahun 1851 ketika pemiliknya, Oey Liauw Kong, mengecat seluruh bangunan dengan warna merah. Pilihan warna ini membuat bangunan tersebut langsung dikenali di seluruh Kota Tua.
Bangunan ini terletak di Jalan Kali Besar Barat 11 di Jakarta dan mudah diakses dengan transportasi umum. Tempat parkir sepeda motor tersedia di dekatnya, sehingga nyaman bagi pengunjung yang datang dengan transportasi lokal.
Bangunan ini tetap menjadi pusat komersial penting melalui berbagai periode, dari perdagangan Belanda awal hingga operasi perbankan modern, sebelum menghentikan penggunaan komersialnya pada tahun 1940. Rentang panjang aktivitas ekonomi ini menjadikannya saksi bisu sejarah bisnis kota.
Komunitas para pelancong yang penuh rasa ingin tahu
AroundUs menghimpun ribuan tempat pilihan, tips lokal, dan permata tersembunyi, yang diperkaya setiap hari oleh 60,000 kontributor di seluruh dunia.