Karst Sangkulirang-Mangkalihat, Kawasan seni prasejarah di Kutai Timur, Indonesia
Sangkulirang-Mangkalihat adalah lanskap karst di Kutai Timur yang berisi banyak gua dan ceruk batu dengan ribuan lukisan kuno yang tersebar di sekitar 35 lokasi berbeda. Formasi batu kapur ini menciptakan jaringan alami gua dan dinding terlindung yang menyimpan karya seni ini di permukaannya.
Penelitian menunjukkan lukisan cadas berasal dari 5.000 hingga 10.000 tahun yang lalu, dibuat oleh masyarakat pemburu-pengumpul di wilayah ini. Karya seni ini menandai periode penting ketika orang pertama kali mencatat pengalaman mereka di permukaan batu.
Lukisan-lukisan tersebut menampilkan hewan, figur manusia, dan pola abstrak yang mengungkapkan bagaimana komunitas awal melihat dunia mereka. Gambar-gambar ini memberikan gambaran tentang kehidupan sehari-hari dan kepercayaan orang-orang yang tinggal di wilayah ini sejak lama.
Situs ini mencakup area luas dengan banyak lokasi yang tersebar, jadi pengunjung harus merencanakan kunjungan ke gua-gua yang berbeda terlebih dahulu. Alas kaki yang kokoh dan menyesuaikan dengan kondisi cahaya yang bervariasi di dalam ceruk batu membantu membuat eksplorasi lebih aman dan nyaman.
Formasi batu kapur dari lanskap karst secara alami melestarikan karya seni kuno ini selama ribuan tahun. Fitur geologis ini melindungi lukisan dari pelapukan dan pembusukan, memungkinkan pengunjung hari ini melihatnya dalam kondisi hampir asli.
Komunitas para pelancong yang penuh rasa ingin tahu
AroundUs menghimpun ribuan tempat pilihan, tips lokal, dan permata tersembunyi, yang diperkaya setiap hari oleh 90.753 kontributor di seluruh dunia.