UCLA Fowler Museum of Cultural History, Museum universitas di Los Angeles, AS
Museum Fowler at UCLA menempati gedung senilai 22 juta dolar yang dirancang Arnold C. Savrann dan John Carl Warnecke, dibuka pada 30 September 1992 di bagian utara kampus Westwood di samping Royce Hall dan Glorya Kaufman Hall. Museum ini menyimpan lebih dari 120.000 benda seni dan etnografi serta 600.000 benda arkeologi dari Afrika, Asia, Pasifik, dan Amerika, dengan dua pameran tetap dan empat galeri lain untuk pameran sementara. UCLA Cotsen Institute of Archaeology berada di lantai dasar.
Museum ini dimulai pada tahun 1963 sebagai inisiatif universitas di bawah Kanselir Franklin Murphy sebelum pindah ke gedung khususnya sendiri pada tahun 1992. Relokasi ini memungkinkan terciptanya ruang pameran khusus yang dapat lebih baik menyajikan dan mengatur koleksinya yang terus bertambah.
Koleksi tekstil Fowler berjumlah lebih dari 15.000 benda dan menelusuri dua milenium sejarah kain di lima benua. Koleksi Meksiko yang berjumlah lebih dari 900 karya, disumbangkan keluarga Daniel pada 1997, mencakup Pohon Kehidupan dari keramik, patung Hari Orang Mati, dan topeng dari Metepec, Oaxaca, Michoacán, Jalisco, Puebla, dan Guanajuato. Pada 2024 museum mengembalikan tujuh benda kerajaan Ashanti ke Ghana, antara lain pengusir lalat dari ekor gajah, kursi dari kayu, kulit, dan besi, dua hiasan bangku emas, kalung emas, dan dua gelang emas.
Museum ini terletak di bagian utara kampus Westwood UCLA, bersebelahan dengan Royce Hall dan Glorya Kaufman Hall, dan berada di bawah UCLA School of the Arts and Architecture. Ada dua pameran tetap, sementara empat galeri lain dipakai untuk pameran sementara, sering beberapa sekaligus. UCLA Cotsen Institute of Archaeology menempati lantai paling bawah gedung.
Pada 2024 Fowler mengembalikan tujuh artefak kerajaan Ashanti kepada Ghana: pengusir lalat dari ekor gajah, kursi dari kayu, kulit, dan besi, dua hiasan bangku dari emas, kalung emas, dan dua gelang. Penyerahannya bertepatan dengan 150 tahun penaklukan Kumasi pada 1874, dengan kepemilikan penuh tanpa syarat. Tahun itu pula museum memulangkan 20 benda kepada komunitas Waramungu di Australia, dan pada 2026 mengembalikan 766 benda kepada Yuhaaviatam of San Manuel Nation.
Komunitas para pelancong yang penuh rasa ingin tahu
AroundUs menghimpun ribuan tempat pilihan, tips lokal, dan permata tersembunyi, yang diperkaya setiap hari oleh 92.762 kontributor di seluruh dunia.