La Galigo Museum, Museum sejarah regional di Ujung Pandang, Indonesia
Museum La Galigo adalah museum sejarah regional di Ujung Pandang yang menampilkan benda dari berbagai periode dan budaya. Pamerannya menampilkan artefak prasejarah, koin bersejarah, dokumen manuskrip, dan barang kerajinan buatan masyarakat Sulawesi Selatan.
Museum ini dimulai pada tahun 1938 sebagai Museum Celebes di dalam Benteng Rotterdam selama pemerintahan kolonial Belanda. Namanya diubah menjadi Museum La Galigo pada tahun 1970, menandai pergeseran menuju pelestarian dan penyajian warisan daerah.
Koleksi ini mencerminkan bagaimana suku Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja mengekspresikan diri melalui benda. Kain tenun, ornamen, dan senjata yang dipamerkan mengungkap nilai sehari-hari dan struktur sosial komunitas Sulawesi Selatan ini.
Museum ini terletak di dalam kompleks Benteng Rotterdam yang bersejarah dan buka pada sebagian besar hari kerja dan akhir pekan. Pengunjung sebaiknya menyediakan waktu untuk menjelajahi berbagai area pameran, dan memakai sepatu yang nyaman karena bangunannya memiliki lantai dan lorong yang lebih tua.
Museum ini menyimpan manuskrip kuno dan artefak yang terkait dengan La Galigo, epik kuno yang dianggap sakral oleh suku Bugis. Karya sastra ini mencatat narasi penciptaan dan tetap menjadi pusat identitas komunitas.
Komunitas para pelancong yang penuh rasa ingin tahu
AroundUs menghimpun ribuan tempat pilihan, tips lokal, dan permata tersembunyi, yang diperkaya setiap hari oleh 90.847 kontributor di seluruh dunia.