Subak Museum, Museum sejarah di Tabanan, Indonesia
Museum Subak adalah museum sejarah di Tabanan yang didedikasikan untuk sistem irigasi kuno yang telah membentuk pertanian padi Bali selama berabad-abad. Koleksinya menampilkan alat pertanian tradisional, artefak sejarah, dan model skala yang menunjukkan bagaimana air didistribusikan ke sawah melalui jaringan saluran.
I Gusti Ketut Kaler mendirikan museum ini pada tahun 1975, dan Gubernur Bali Ida Bagus Mantra secara resmi membukanya pada tahun 1981. Institusi ini didirikan untuk melestarikan pengetahuan tentang sistem Subak yang berusia berabad-abad bagi generasi mendatang.
Pameran mengungkap bagaimana sistem Subak menyatukan pengelolaan air dengan ritual spiritual yang berakar pada filosofi Tri Hita Karana, yang menyeimbangkan manusia, alam, dan ilahi. Pengunjung dapat mengamati bagaimana kepercayaan ini terus membentuk praktik pertanian dan kehidupan komunitas hingga kini.
Museum ini terletak di pusat kota Tabanan dan buka pada hari kerja untuk dijelajahi. Rencanakan waktu untuk mempelajari model dan alat dengan cermat untuk memahami bagaimana sistem irigasi benar-benar bekerja di sawah.
Model skala sistem distribusi air menunjukkan teknik pertanian yang telah digunakan petani lokal sejak abad ke-11 untuk mengairi sawah. Metode dari hampir seribu tahun lalu ini masih aktif dalam pertanian lokal hingga kini.
Komunitas para pelancong yang penuh rasa ingin tahu
AroundUs menghimpun ribuan tempat pilihan, tips lokal, dan permata tersembunyi, yang diperkaya setiap hari oleh 60,000 kontributor di seluruh dunia.