Tirtayasa, Distrik di Serang, Indonesia
Tirtayasa adalah sebuah distrik di provinsi Banten, terletak sekitar 25 kilometer di sebelah timur Serang. Wilayah ini dibentuk oleh jalur air kuno, pemukiman pertanian, dan jaringan saluran irigasi yang luas.
Pada abad ke-17, Sultan Ageng Tirtayasa membangun sistem irigasi yang luas yang menghubungkan sungai Untung Jawa dan Tanara ke Pontang. Jaringan ini melayani tujuan pertanian dan pertahanan bagi wilayah tersebut.
Nama Tirtayasa berasal dari kata-kata Indonesia: 'tirta' berarti air dan 'yasa' berarti membangun atau mendirikan. Ini mencerminkan bagaimana irigasi dan teknik membentuk identitas dan cara hidup daerah ini.
Distrik ini dapat diakses melalui jalan lokal dan jalur air yang melayani perahu kecil yang menghubungkan berbagai pemukiman dan ladang. Pengunjung harus mengharapkan kondisi pedesaan dan merencanakan jadwal yang fleksibel, karena navigasi bergantung pada air dan kondisi cuaca.
Ketika Sultan Ageng Tirtayasa menghadapi penangkapan oleh pasukan Belanda pada tahun 1683, ia memerintahkan istana untuk dibakar sepenuhnya. Keputusan dramatis ini mencegah situs jatuh ke tangan musuh untuk dijarah.
Komunitas para pelancong yang penuh rasa ingin tahu
AroundUs menghimpun ribuan tempat pilihan, tips lokal, dan permata tersembunyi, yang diperkaya setiap hari oleh 60,000 kontributor di seluruh dunia.