Bojongkokosan, Desa di Parungkuda, Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia
Bojongkokosan adalah desa di kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia. Medannya sebagian besar datar, dengan sawah dan rumah-rumah sederhana dari bata dan kayu di sepanjang jalan sempit yang melintasi daerah ini.
Desa ini terbentuk ketika pemukiman asli Kompa tumbuh terlalu besar dan dipecah menjadi bagian-bagian terpisah. Pada tahun 1945 dan 1946, daerah ini menjadi lokasi perlawanan bersenjata terhadap pasukan Inggris dan Belanda selama perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Nama Bojongkokosan berasal dari bahasa Sunda dan menunjukkan akar komunitas di bagian Jawa Barat ini. Pengunjung yang berjalan melalui daerah ini masih dapat memperhatikan pertemuan kecil dan perayaan lokal yang menandai ritme kehidupan sehari-hari di sini.
Medan yang datar memudahkan untuk bergerak dengan berjalan kaki atau bersepeda di sepanjang jalan sempit yang melintasi desa. Pasar lokal dan toko-toko kecil mudah ditemukan, dan monumen serta museum di dekatnya dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari sebagian besar wilayah desa.
Selama pertempuran tahun 1945 dan 1946, pejuang lokal yang bersenjata sederhana menghadapi tentara yang dilengkapi tank dan pesawat. Sebuah museum di desa ini masih menyimpan senjata asli, bagian pesawat, dan foto-foto dari periode itu yang dapat dilihat pengunjung saat ini.
Komunitas para pelancong yang penuh rasa ingin tahu
AroundUs menghimpun ribuan tempat pilihan, tips lokal, dan permata tersembunyi, yang diperkaya setiap hari oleh 60,000 kontributor di seluruh dunia.