Singes sacrés de la Foret Sacrée de Gbepleu, Suaka margasatwa di Tonkpi, Pantai Gading
Hutan Suci Gbepleu adalah kawasan alam yang dilindungi tempat sekelompok babon berkeliaran dengan bebas. Tempat ini memiliki habitat berhutan yang dirancang untuk mendukung kehidupan sehari-hari dan pergerakan primata ini.
Perlindungan hutan berasal dari cerita lokal tentang seorang gadis muda bernama Manlo, yang takdirnya menetapkan perlindungan suaka lebih dari satu abad yang lalu. Masa lalu ini menciptakan aturan yang masih mengatur hubungan antara manusia dan monyet hingga kini.
Masyarakat setempat memandang monyet sebagai perantara spiritual, memperlakukan mereka dengan gerakan hormat dan penghormatan setiap hari. Penghormatan ini membentuk cara manusia dan hewan hidup berdampingan di dalam hutan.
Hutan ini terbuka pada siang hari, memungkinkan pengunjung mengamati monyet di habitat alaminya. Sebaiknya berjalan di sepanjang jalur yang ada dan mengikuti panduan setempat untuk melindungi hewan.
Konsekuensi melanggar aturan terdokumentasi dalam kisah terkenal tentang seorang kepala perang yang menghadapi hukuman berat karena membunuh salah satu monyet. Kisah ini menunjukkan betapa seriusnya komunitas dalam melindungi suaka.
Komunitas para pelancong yang penuh rasa ingin tahu
AroundUs menghimpun ribuan tempat pilihan, tips lokal, dan permata tersembunyi, yang diperkaya setiap hari oleh 91.863 kontributor di seluruh dunia.