Zaika-ji, Kuil Buddha di Toyokawa, Jepang
Zaika-ji adalah kuil Buddha di Toyokawa yang dibangun dengan arsitektur kayu tradisional dan dirancang dengan beberapa aula doa untuk meditasi dan ibadah. Patung rubah batu tersebar di seluruh area, menciptakan ciri khas tempat ini.
Kuil ini didirikan pada tahun 1441 oleh biksu Buddha Tokai Gieki dan berkembang pesat selama periode Edo ketika para pedagang mulai sering berkunjung. Ekspansi ini menjadikannya tujuan spiritual penting bagi berbagai kelompok masyarakat.
Kuil ini memadukan tradisi Buddha dan Shinto dengan cara yang dapat dilihat dan dirasakan pengunjung, dengan aula doa yang didedikasikan untuk Senju Kannon dan patung rubah batu yang ditempatkan sebagai utusan suci. Percampuran keyakinan ini membentuk bagaimana tempat ini terlihat dan terasa bagi mereka yang melewatinya.
Kuil ini mudah dijangkau dengan kereta langsung dari Stasiun Meitetsu Nagoya ke Stasiun Toyokawa-inari, lalu berjalan kaki singkat ke pintu masuk. Tempat ini mudah dijelajahi dengan berjalan kaki dan dapat diakses oleh sebagian besar pengunjung.
Sebuah cerita legendaris menghubungkan kuil ini dengan panci suci yang konon menyediakan makanan tanpa habis setelah seorang pria bernama Heihachiro menghilang secara misterius. Kisah ini diwariskan dari generasi ke generasi dan pengunjung masih dapat mendengarnya hingga kini.
Komunitas para pelancong yang penuh rasa ingin tahu
AroundUs menghimpun ribuan tempat pilihan, tips lokal, dan permata tersembunyi, yang diperkaya setiap hari oleh 60,000 kontributor di seluruh dunia.