Fehmarnbelt, Selat antara Denmark dan Jerman di Laut Baltik
Fehmarn Belt adalah selat maritim antara Denmark dan Jerman di Laut Baltik, membentang sekitar 18 hingga 25 kilometer panjangnya dan hingga 19 kilometer lebarnya. Selat ini menghubungkan Teluk Kiel dengan Teluk Mecklenburg dan memiliki kedalaman air antara 20 dan 30 meter.
Selat ini menyaksikan konflik angkatan laut pada tahun 1644, ketika tiga kapal perang tenggelam selama pertempuran. Peristiwa ini mengungkapkan pentingnya jalur air ini secara strategis selama periode modern awal.
Jalur air ini menghubungkan Skandinavia dan Eropa Tengah melalui layanan feri reguler yang menghubungkan kedua pantai. Rute pelayaran ini telah membentuk ikatan ekonomi dan sosial antara wilayah selama berabad-abad.
Perairan ini dapat diakses oleh kapal dari semua ukuran, dengan arus yang terutama dipengaruhi oleh kondisi angin. Pengunjung dapat mengamati jalur air dari kedua pantai atau menaiki feri untuk merasakan selat ini.
Sebuah terowongan terbenam saat ini sedang dibangun di bawah selat, dan akan menjadi salah satu terowongan gabungan jalan dan rel terpanjang di dunia setelah selesai pada tahun 2029. Proyek infrastruktur ambisius ini akan secara fundamental mengubah koneksi antara kedua negara.
Komunitas para pelancong yang penuh rasa ingin tahu
AroundUs menghimpun ribuan tempat pilihan, tips lokal, dan permata tersembunyi, yang diperkaya setiap hari oleh 60,000 kontributor di seluruh dunia.