Xiaohe Cemetery, Situs pemakaman arkeologi di Kabupaten Ruoqiang, Tiongkok
Kompleks pemakaman Xiaohe adalah situs Zaman Perunggu di bukit pasir memanjang di sebelah barat Lop Nur, Kabupaten Ruoqiang, Xinjiang. Sekitar 330 makam ditandai tiang poplar tegak, sebagian berbentuk torpedo dan sebagian berbentuk dayung, dengan ikatan alang-alang kering padat di pangkalnya. Setiap peti dibuat dari dua papan tebal yang diletakkan di atas jenazah seperti perahu terbalik dan ditutup kulit sapi.
Penguburan di situs ini dimulai sekitar 4.000 tahun lalu, pada awal Zaman Perunggu. Seorang pemburu setempat, Ördek, menemukannya sekitar tahun 1910; pada 1934 ia membawa arkeolog Swedia Folke Bergman ke sana, yang menamainya Xiaohe menurut anak sungai Kaidu di dekatnya dan menggali 12 makam. Institut Peninggalan Budaya dan Arkeologi Xinjiang melanjutkan penggalian pada Oktober 2003, dan 167 makam telah dibuka sejak akhir 2002.
Nama Xiaohe, „sungai kecil”, diberikan Folke Bergman pada 1934 menurut anak sungai Kaidu; pemburu setempat, Ördek, menemukan situs ini sekitar 1910, karena itu disebut juga Nekropolis Ördek. Setiap makam ditandai tiang poplar yang ujungnya berbentuk dayung atau torpedo, dan pembagiannya mengejutkan: tiang berbentuk dayung menandai makam laki-laki, tiang falus menandai makam perempuan. Tengkorak atau tanduk sapi dapat tergantung pada tiang, dan sebagian makam disertai topeng kecil berwajah manusia serta patung kayu.
Situs ini terletak di Gurun Lop, sekitar 60 km selatan lembah hilir Sungai Kongque di Kabupaten Ruoqiang, dan hanya dapat dicapai lewat jalur gurun; tidak ada permukiman di dekatnya. Bukit pasir itu pasir gundul tanpa naungan, air, atau tempat berlindung, jadi bawa bekal sendiri dan kenakan sepatu bot kokoh. Pasir dan alang-alang kering menutupi tanah di antara tiang-tiang.
Peneliti menemukan pada tahun 2024 sepotong keju yang berusia sekitar 3.600 tahun, termasuk di antara spesimen keju tertua yang terawetkan dalam sejarah manusia. Temuan ini menunjukkan bahwa pengolahan susu di masyarakat kuno ini sudah cukup maju.
Komunitas para pelancong yang penuh rasa ingin tahu
AroundUs menghimpun ribuan tempat pilihan, tips lokal, dan permata tersembunyi, yang diperkaya setiap hari oleh 92.785 kontributor di seluruh dunia.